Lapas Pekalongan hadirkan Layanan Psikologis Lewat Skrining Kesehatan Jiwa

    Lapas Pekalongan hadirkan Layanan Psikologis Lewat Skrining Kesehatan Jiwa
    Lapas Pekalongan hadirkan Layanan Psikologis Lewat Skrining Kesehatan Jiwa

    Kota Pekalongan – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekalongan melaksanakan kegiatan skrining kesehatan jiwa bagi Warga Binaan sebagai upaya deteksi dini terhadap kondisi mental, Selasa (03/03/2026).

    Kegiatan ini berlangsung di Perpustakaan BIMASWAT Lapas Pekalongan dan diikuti oleh sejumlah warga binaan dengan pendampingan petugas.

    Kegiatan skrining dilakukan menggunakan instrumen SRQ-29 (Self Reporting Questionnaire-29), yang bertujuan untuk mengidentifikasi secara awal gejala gangguan emosional, kecemasan, depresi, hingga indikasi gangguan psikotik. Pelaksanaan diawali dengan pemberian penjelasan terkait tujuan kegiatan, tata cara pengisian, serta penegasan prinsip kerahasiaan jawaban kepada peserta.

    Selanjutnya, Warga Binaan mengisi instrumen secara mandiri dengan pendampingan petugas apabila terdapat hal yang belum dipahami. Setelah proses pengisian selesai, dilakukan pemeriksaan kelengkapan jawaban serta pengumpulan data untuk kemudian dilakukan proses skoring dan rekapitulasi hasil sebagai dasar identifikasi kondisi kesehatan jiwa.

    Kegiatan ini diikuti oleh 8 (delapan) warga binaan dan berjalan dengan tertib, aman, serta lancar di bawah pengawasan petugas Subseksi Bimbingan Kemasyarakatan dan Perawatan (Bimaswat) bersama petugas pengamanan sesuai prosedur yang berlaku.

    Dari hasil pelaksanaan kegiatan, diperoleh data awal mengenai kondisi kesehatan mental Warga Binaan serta teridentifikasinya beberapa peserta yang memerlukan asesmen lanjutan dan pendampingan psikologis. Data tersebut akan menjadi dasar dalam perencanaan layanan kesehatan jiwa yang lebih tepat sasaran di lingkungan Lapas.

    Kepala Lapas Pekalongan, Teguh Suroso, menegaskan pentingnya perhatian terhadap kesehatan mental dalam proses pembinaan.

    “Kesehatan jiwa merupakan bagian penting dalam pembinaan. Melalui skrining ini, kami dapat melakukan deteksi dini sehingga penanganan dapat dilakukan secara tepat dan berkelanjutan, ” ujarnya.

    Melalui kegiatan ini, Lapas Pekalongan menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan layanan pembinaan yang tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, tetapi juga kesejahteraan mental Warga Binaan. Ke depan, kegiatan skrining kesehatan jiwa direncanakan akan dilaksanakan secara berkala guna memastikan kondisi psikologis Warga Binaan tetap terpantau dan tertangani dengan baik.

    (Humas Lapas Pekalongan)

    kota pekalongan lapas pekalongan kalapas pekalongan pegawai lapas pekalongan teguh suroso
    Narsono Son

    Narsono Son

    Artikel Sebelumnya

    Panen Terong di Lapas Pekalongan, Warga...

    Artikel Berikutnya

    Taklim Siang di Lapas Pekalongan, Perkuat...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Siliwangi Santri Camp 2026 Siapkan 1.000 Santri Jawa Barat Jadi Generasi Tangguh, Religius, dan Nasionalis
    Jaringan Curanmor Lintas Wilayah Terbongkar, Pelaku Licin Diringkus
    Seminar Nasional konflik Iran–Israel–AS, Bukan Hanya Perang Biasa dan Ideologi
    BEI Delisting 18 Emiten, Sritex Hingga SBAT Terancam
    Aboe Bakar Akui Pengawasan Lapas Bangli Efektif, Minta Maaf Atas Kritik Sebelumnya

    Ikuti Kami