Kota Pekalongan – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Pekalongan, Teguh Suroso, memimpin langsung rapat dinas bersama jajaran pejabat struktural dan seluruh komandan jaga, sebagai langkah penguatan koordinasi dan evaluasi pelaksanaan tugas, Rabu (21/01/2026).
Dalam rapat tersebut, Kalapas membahas sejumlah agenda strategis yang menjadi perhatian bersama. Salah satunya adalah tindak lanjut dari pemindahan narapidana ke Nusakambangan.

Selain itu, dibahas pula rencana pelaksanaan komitmen bersama seluruh pegawai Lapas Pekalongan, sebagai bentuk penguatan integritas, profesionalisme, serta dukungan terhadap terciptanya lingkungan pemasyarakatan yang aman dan kondusif.

Teguh Suroso juga memberikan penekanan khusus kepada komandan jaga agar lebih waspada dan aktif memantau anggotanya, terutama dalam pelaksanaan tugas pengamanan sehari-hari. Sejalan dengan hal tersebut, kegiatan penjagaan oleh perwira utama diintensifkan dengan kontrol pada malam hari, guna meminimalisir potensi gangguan keamanan dan ketertiban.

Dalam aspek tata tertib, Kalapas menegaskan agar aturan terkait fasilitas bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) diperketat, termasuk larangan barang titipan tertentu seperti tembakau. Langkah ini diambil untuk memastikan kepatuhan terhadap regulasi serta menjaga ketertiban di dalam lapas.
Rapat dinas juga membahas peningkatan kualitas pembinaan WBP, di mana bagian pembinaan didorong untuk terus berinovasi dan mengoptimalkan program pembinaan kepribadian maupun kemandirian. Selain itu, dilakukan evaluasi terhadap pelaksanaan kegiatan tes urine sebagai upaya berkelanjutan dalam pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkoba di lingkungan lapas.
Dalam arahannya, Teguh Suroso menegaskan pentingnya sinergi dan tanggung jawab bersama. “Seluruh jajaran harus meningkatkan kewaspadaan, disiplin, dan komitmen dalam menjalankan tugas. Keamanan, ketertiban, serta pembinaan WBP merupakan tanggung jawab kita bersama, ” tegasnya.
Melalui rapat dinas ini, diharapkan seluruh pegawai Lapas Pekalongan memiliki pemahaman yang sama dan komitmen kuat dalam mendukung pelaksanaan tugas pemasyarakatan secara optimal.
(Humas Lapas Pekalongan)
