Kota Pekalongan – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekalongan menggelar kegiatan tasyakuran dalam rangka memperingati Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62, yang dilaksanakan Senin 27 April 2026 di Aula Ki Hajar Dewantara, mulai pukul 09.00 WIB. Kegiatan ini diikuti secara daring melalui aplikasi Zoom dan terpusat dari Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Kepala Lapas Pekalongan, Teguh Suroso, beserta jajaran turut mengikuti seluruh rangkaian acara dengan khidmat. Kegiatan tasyakuran ini menjadi momentum refleksi atas perjalanan panjang pengabdian insan pemasyarakatan sekaligus memperkuat komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik.

Dalam rangkaian acara, Lapas Pekalongan memberikan piagam penghargaan kepada sejumlah mitra strategis sebagai bentuk apresiasi atas dukungan dan kerja sama yang telah terjalin. Penghargaan diberikan kepada DMA Collection atas kontribusinya dalam pembinaan kemandirian menjahit bagi warga binaan.

Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada Polsek Pekalongan Utara dan Koramil Pekalongan Utara atas sinergi dalam menjaga keamanan, khususnya pada momen Idulfitri 1447 Hijriah.

Apresiasi turut disampaikan kepada Kementerian Agama Kota Pekalongan, Yayasan Daiman, serta Gereja Santo Petrus Pekalongan atas peran aktif dalam pembinaan kepribadian warga binaan.
Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pengukuhan Persatuan Purnabakti Pemasyarakatan sebagai bentuk penghormatan kepada para purna tugas yang telah mengabdikan diri bagi institusi. Selain itu, sebagai wujud kepedulian sosial, Lapas Pekalongan memberikan bantuan sosial kepada warga binaan yang kurang mampu.
Tak hanya itu, dalam kesempatan yang sama juga dilakukan penyerahan beasiswa pendidikan kepada anak-anak pegawai berprestasi secara akademik yang diberikan oleh Inkopasindo.
Kepala Lapas Pekalongan, Teguh Suroso, dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk nyata rasa syukur dan penguatan komitmen bersama.
“Peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62 ini menjadi momentum bagi kami untuk terus memperkuat sinergi dengan seluruh mitra serta meningkatkan kualitas pembinaan dan pelayanan. Kami ingin memastikan bahwa pemasyarakatan hadir tidak hanya sebagai tempat pembinaan, tetapi juga sebagai wadah pembentukan pribadi yang lebih baik dan bermanfaat bagi masyarakat, ” ujarnya.
Menutup rangkaian kegiatan, acara tasyakuran ditandai dengan pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur atas capaian dan harapan ke depan. Suasana kebersamaan dan kekeluargaan tampak mewarnai seluruh rangkaian kegiatan, mencerminkan semangat Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62 dalam memperkuat sinergi, kepedulian, dan pengabdian kepada masyarakat.
