Belajar Kasih dan Kesabaran, Warga Binaan Kristen Lapas Pekalongan Bertekad Benahi Diri

    Belajar Kasih dan Kesabaran, Warga Binaan Kristen Lapas Pekalongan Bertekad Benahi Diri
    Belajar Kasih dan Kesabaran, Warga Binaan Kristen Lapas Pekalongan Bertekad Benahi Diri

    Kota Pekalongan – Kondisi cuaca ekstrem dan banjir yang menggenangi sebagian area Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekalongan tidak menyurutkan semangat warga binaan untuk menjalankan ibadah.

    Mengingat akses menuju Gereja El Shadai yang saat ini terdampak luapan air, kegiatan Pembinaan Kepribadian Mental Rohani Kristen dialihkan ke Aula Lapas pada Selasa (27/01/2026).

    Meski berada di lokasi alternatif, suasana kebaktian rutin yang dimulai pukul 10.00 WIB ini tetap berlangsung dengan penuh kedamaian dan kekhusyukan.

    Ibadah kali ini dipimpin oleh Bunda Iren dari Gereja Kristen Indonesia (GKI) Pekalongan. Sebanyak 11 warga binaan nasrani hadir mengikuti rangkaian puji-pujian dan doa, didampingi oleh 7 orang tamu pelayanan rohani yang turut memberikan dukungan moral.

    Sinergi antara Lapas Pekalongan dan GKI Pekalongan ini menjadi bukti nyata bahwa pelayanan hak dasar warga binaan, khususnya dalam hal beragama, tetap menjadi prioritas utama meski dalam situasi darurat bencana.

    Kepala Lapas Kelas IIA Pekalongan, Teguh Suroso, memberikan apresiasi tinggi terhadap antusiasme warga binaan dan dukungan dari para pelayan gereja. Beliau menekankan bahwa iman harus tetap teguh di tengah segala keterbatasan yang ada.

    "Banjir hanyalah hambatan teknis, namun tidak boleh menjadi penghalang bagi warga binaan untuk mendekatkan diri kepada Tuhan. Kami sengaja memfasilitasi aula sebagai tempat ibadah sementara agar program pembinaan rohani tidak terputus. Saya berharap melalui bimbingan Bunda Iren ini, warga binaan tetap memiliki ketenangan batin dan mampu mengambil hikmah dari setiap kondisi yang mereka hadapi, " ujar Teguh Suroso.

    Kegiatan pembinaan ini merupakan bagian penting dari proses perbaikan karakter di Lapas Pekalongan. Dengan bimbingan spiritual yang tepat, diharapkan warga binaan dapat tumbuh menjadi pribadi yang lebih religius, disiplin, dan memiliki mental yang kuat saat kembali ke masyarakat nanti. Seluruh rangkaian kegiatan di aula tersebut berjalan dengan aman dan tertib di bawah pengamanan petugas Lapas.

    (Humas Lapas Pekalongan) 

    kota pekalongan lapas pekalongan wbp lapas pekalongan
    Narsono Son

    Narsono Son

    Artikel Sebelumnya

    Perdalam Literasi Al-Qur'an, Santri Binaan...

    Artikel Berikutnya

    Dukung Hak Pendidikan WBP, Kalapas Pekalongan...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Menteri Keuangan Respons Pengunduran Diri Dirut BEI: Bentuk Tanggung Jawab
    Pungli PKL Undip Pleburan: Disdag Semarang Ungkap Motif Oknum Ormas
    Dirut BEI Mundur Pasca IHSG Longsor, Berharap Pulihkan Kepercayaan Pasar
    Yayasan Angling Dharma Bantah Terlibat Pungli PKL Pleburan
    BPK Ungkap Kerugian Negara Kasus Minyak: Rp 2,7 Miliar Dolar dan Rp 25 T

    Ikuti Kami