Kota Pekalongan – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekalongan kembali melaksanakan kegiatan pembinaan kemandirian melalui panen jamur tiram yang dilakukan oleh warga binaan pada Selasa (28/04/2026) di area budidaya jamur, Kegiatan Kerja Lapas Pekalongan.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan kemandirian yang telah berjalan secara berkelanjutan dengan memanfaatkan media budidaya yang sesuai untuk pertumbuhan jamur tiram.

Program ini tidak hanya berfokus pada hasil produksi, tetapi juga memberikan pengalaman serta keterampilan praktis bagi warga binaan sebagai bekal setelah kembali ke masyarakat.

Sebelum pelaksanaan panen, warga binaan terlebih dahulu mendapatkan arahan dari petugas terkait teknik pemanenan yang baik dan benar. Selanjutnya, proses panen dilakukan secara bersama-sama hingga seluruh jamur yang siap panen berhasil dikumpulkan. Setelah itu, hasil panen ditimbang dan dicatat oleh petugas sebagai bagian dari administrasi kegiatan pembinaan.

Hasil panen jamur tiram yang diperoleh memiliki kualitas baik dan rencananya akan dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan dapur Lapas serta berpotensi dikembangkan sebagai produk bernilai ekonomis. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran yang efektif dalam menumbuhkan kemandirian dan etos kerja warga binaan.
Kepala Lapas Kelas IIA Pekalongan, Teguh Suroso, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu bentuk nyata pembinaan produktif yang terus dikembangkan di lingkungan Lapas. “Kami terus mendorong program pembinaan kemandirian seperti budidaya jamur ini agar warga binaan memiliki keterampilan yang dapat dimanfaatkan saat kembali ke masyarakat. Harapannya, mereka bisa menjadi pribadi yang mandiri dan produktif, ” ujarnya.
Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan tertib, aman, dan lancar di bawah pengawasan petugas. Melalui kegiatan ini, Lapas Pekalongan kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung program pembinaan yang berkelanjutan serta memberikan dampak positif bagi warga binaan.
(Humas Lapas Pekalongan)
