Kota Pekalongan – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekalongan menggelar sidang Tim Pengawas Pembinaan (TPP) dalam rangka evaluasi penempatan kerja, usulan remisi, serta hak integrasi bagi warga binaan, Rabu (29/04) pukul 10.00 WIB hingga selesai. Kegiatan berlangsung tertib dan transparan di lingkungan Lapas Pekalongan.
Sidang TPP ini diikuti oleh 25 warga binaan yang diusulkan untuk berbagai program pembinaan, serta dihadiri oleh 10 pegawai Lapas Pekalongan dan 1 pegawai Bapas Pekalongan. Kegiatan dibuka oleh Budi Purwanto selaku Kepala Seksi Bimbingan Narapidana/Anak Didik, kemudian dilanjutkan dengan penyampaian saran dan pendapat dari anggota sidang TPP serta Wali Pemasyarakatan.

Dalam kesempatan tersebut, R. Arif Hermawan juga memberikan penekanan terkait pentingnya kepatuhan warga binaan terhadap aturan yang berlaku, khususnya larangan membawa dan menggunakan barang-barang terlarang di dalam Lapas.

Hasil evaluasi sidang TPP menunjukkan bahwa seluruh proses berjalan dengan mempertimbangkan aspek pembinaan, perilaku, serta kepatuhan warga binaan terhadap tata tertib.

Dari hasil sidang tersebut, sebanyak 18 warga binaan direkomendasikan untuk mengikuti program penempatan kerja, 4 warga binaan direkomendasikan untuk mendapatkan remisi, dan 3 warga binaan direkomendasikan untuk memperoleh hak integrasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Kepala Lapas Kelas IIA Pekalongan, Teguh Suroso, menyampaikan bahwa sidang TPP merupakan bagian penting dalam proses pembinaan yang objektif dan berkelanjutan.
“Melalui sidang TPP ini, kami memastikan setiap warga binaan mendapatkan haknya secara adil dan sesuai ketentuan, sekaligus mendorong mereka untuk terus berperilaku baik dan aktif dalam program pembinaan, ” ujarnya.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar di bawah pengawasan petugas. Hasil sidang TPP ini selanjutnya akan dilaporkan kepada Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Tengah sebagai bahan evaluasi dan perencanaan program pembinaan ke depan.
(Humas Lapas Pekalongan)
